Pajak Penghasilan Atas Bunga Deposito dan Tabungan serta Diskonto SBI

Pengertian

Atas penghasilan berupa bunga deposito dan tabungan serta diskonto Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dipotong Pajak Penghasilan (PPh) yang bersifat final.

Termasuk bunga yang diterima atau diperoleh dari deposito dan tabungan yang ditempatkan di luar negeri melalui bank yang didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia.

Objek dan Tarif

Atas bunga deposito dan tabungan serta diskonto SBI dikenakan PPh final sebesar :

  1. 20% (dua puluh persen) dari jumlah bruto terhadap WP dalam negeri dan Bentuk Usaha Tetap (BUT).
  2. 20% (dua puluh persen) dari jumlah bruto atau dengan tarif berdasarkan Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda yang berlaku, terhadap Wajib Pajak luar negeri.

Pemotong PPh

Pemotong PPh atas bunga deposito dan tabungan serta diskonto SBI adalah :

  1. Bank Pembayar Bunga;
  2. Dana Pensiun yang telah disahkan Menteri Keuangan dan Bank yang menjual kembali SBI kepada pihak lain yang bukan dana pensiun yang pendiriannya belum disahkan oleh Menteri Keuangan dan bukan bank wajib memotong PPh atau diskonto SBI tersebut.

Dikecualikan dari Pemotongan PPh

  1. Jumlah deposito dan tabungan serta diskonto SBI tersebut tidak melebihi Rp. 7.500.000,- (tujuh juta lima ratus rupiah) dan bukan merupakan jumlah yang dipecah-pecah.
  2. Bunga dan diskonto yang diterima atau diperoleh bank yang didirikan di Indonesia atau cabang Bank luar negeri di Indonesia.
  3. Bunga deposito dan tabungan serta diskonto SBI yang diterima atau diperoleh Dana Pensiun yang pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan sepanjang dananya diperoleh dari sumber pendapatan sebagaimana dimaksud pasal 29 UU 11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun diberikan berdasarkan Surat Keterangan Bebas (SKB) yang diterbitkan oelh Kantor Pelayanan Pajak tempat dana pensiun terdaftar.
  4. Bunga tabungan pada Bank yang ditunjuk Pemerintah dalam rangka pemilikan Rumah Sederhana dan Rumah Sangat Sederhana; kavling siap bangun untuk Rumah Sederhana dan Rumah Sangat Sederhana atau Rumah Susun Sederhana sesuai dengan ketentuan yang berlaku, untuk dihuni sendiri.

Ketentuan pada butir 3 dan 4 diatur lebih lanjut dengan Keputusan Menteri terkait.

Lain-Lain

Orang pribadi subyek pajak dalam negeri yang seluruh penghasilannya dalam satu tahun pajak termasuk bunga dan diskonto tidak melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak atas pajak yang telah dipotong dapat mengajukan permohonan pengembalian (Restitusi).

About these ads

4 Balasan ke Pajak Penghasilan Atas Bunga Deposito dan Tabungan serta Diskonto SBI

  1. gakngerti mengatakan:

    pajak kan udah dipotong langsung sama bank.
    trus apa yg perlu dilaporin?

    lagian rekening bank setiap bulan kan berubah2. trus berapa nilai yg kita laporin?

    trus apa kita harus bayar lagi padahal udah dipotong sama bank? jadi kita bayar 2kali donk??

  2. cakadidi mengatakan:

    bunga deposito bersifat final dan sudah dipotong oleh pihak bank. Wajib Pajak hanya berkewajiban untuk melaporkan bukti potong yang diterima dari bank.

  3. nicho mengatakan:

    Kalau penghasilan orang pribadi hanya dari bunga deposito saja, tetapi di atas ptkp.. perlu buat npwp kah?

  4. cakadidi mengatakan:

    penghasilan atas deposito sudah dikenakan pph final.
    jika penghasilan anda sudah melawati PTKP, baik itu diperoleh dari manapun maka saudara wajib mendaftarkan diri sebagai wajib pajak untuk memperoleah NPWP.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: