SPT dan Batas Pembayaran Pajak (2)

Perpanjangan Waktu Penyampaian SPT Tahunan

Apabila WP tidak dapat menyelesaikan/menyiapkan laporan keuangan tahunan untuk memenuhi batas waktu penyelesaian WP berhak mengajukan permohonan perpanjangan waktu penyampaian SPT Tahunan PPh paling lama 6 (enam) bulan.

Permohonan diajukan secara tertulis sebelum batas waktu penyampaian SPT Tahunan berakhir, disertai surat pernyataan mengenai penghitungan sementara pajak terutang dalam 1 (satu) tahun pajak dan bukti pelunasan kekurangan pembayaran pajak yang terutang.

Sanksi Tidak Atau Terlambat Menyampaikan SPT

SPT yang tidak disampaikan atau disampaikan tidak sesuai dengan batas waktu yang ditentukan dikenakan sanksi administrasi berupa denda :

  1. Rp. 50.000,00 untuk SPT Masa
  2. Rp. 100.000,00 untuk SPT Tahunan
Mulai 1 Januari 2008 denda keterlambatan menyampaikan SPT adalah :
  1. SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Rp. 100 ribu;
  2. SPT Tahunan PPh Badan Rp. 1 juta;
  3. SPT Masa PPN Rp. 500 ribu;
  4. SPT Masa Lainnya Rp. 100 ribu.
Pembetulan SPT
WP dengan kemauan sendiri dapat membetulkan SPT yang telah disampaikan dengan menyampaikan pernyataan tertulis dalam jangka waktu 2 (dua) tahun sesudah berakhirnya Masa Pajak, Bagian Tahun Pajak atau Tahun Pajak dengan syarat Direktur Jenderal Pajak belum melakukan pemeriksaan.
Mulai Januari 2008 untuk pembetulan SPT dapat dilakukan sampai dengan daluwarsa, kecuali untuk SPT Rugi atau SPT Lebih Bayar paling lama 2 (dua) tahun sebelum daluwarsa sepanjang belum dilakukan pemeriksaan. Sanksi administrasi atas pembetulan SPT dengan kemauan WP sendiri setelah Pemeriksaan tetapi belum dilakukan penyidikan 150% dari pajak yang kurang bayar.
Batas Waktu Pembayaran Pajak
Batas waktu pembayaran dan penyetoran pajak yang terutang untuk suatu saat atas Masa Pajak ditetapkan oleh Menteri Keuangan dengan batas waktu tidak melewati 15 (lima belas) hari setelah saat terutangnya pajak atau Masa Pajak berakhir.
Kekurangan pembayaran pajak yang terutang berdasarkan SPT Tahunan harus dibayar lunas paling lambat tanggal 25 (dua puluh lima) bulan ke tiga setelah tahun pajak atau bagian tahun pajak berakhir, sebelum SPT disampaikan.
Mulai 1 Januari 2008
Batas waktu pembayaran untuk kekurangan pembayaran pajak berdasarkan SPT Tahunan paling lambat sebelum SPT disampaikan.
Jangka waktu pelunasan Surat Ketetapan Pajak untuk WP usaha kecil dan WP di daerah tertentu paling lama 2 (dua) bulan.
Sanksi Keterlambatan Pembayaran Pajak
Atas keterlambatan pembayaran pajak dikenakan sanksi denda administrasi bunga 2% (dua persen) sebulan dari pajak terutang dihitung dari jatuh tempo pembayaran.
Mulai januari 2008 WP yang alpa tidak menyampaikan SPT atau menyampaikan SPT tetapi isinya tidak benar atau tidak lengkap dan dapat merugikan negara yang dilakukan pertama kali tidak dikenai sanksi pidana tetapi dikenai sanksi administrasi berupa kenaikan sebesar 200% dari pajak yang kurang bayar.

3 Balasan ke SPT dan Batas Pembayaran Pajak (2)

  1. AJI mengatakan:

    MEMBANTU BANGET NIH ARTIKEL NYA. TERUS POSTING ARTIKEL YANG BERGUNA YA.. SEMOGA DAPAT PAHALA DARI TUHAN YME

  2. is mengatakan:

    Prosedur bayarnya gimana pak?

  3. cakadidi mengatakan:

    semua pembayaran pajak dengan menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP) bisa minta ke Kantor Pajak atau donlot di web pajak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: